Daftar Gratis
Seorang ibu memeluk anaknya yang menunjuk tablet, dunia Wonder City bercahaya di belakang mereka

Untuk Mums & Ayah yang peduli tontonan si kecil

Mums, pernah nggak sih… anak minta screen time, tapi yang dia tonton bikin Mums was-was?

Anak-anak bukan cuma menonton. Mereka menyerap dan meniru apa yang mereka lihat.

Daftar Gratis — Jadi yang Pertama Tahu

Gratis · Cukup 1 menit · Kabar lewat WhatsApp

Ibu terlihat cemas melihat anaknya scroll HP di tempat tidur malam hari

Satu menit dikasih HP, sepuluh video lewat. Mums tahu isinya apa aja?

Masalahnya bukan screen time-nya. Masalahnya, APA yang mereka tonton.

Dua anak duduk di karpet menonton TV tabung di ruang keluarga tempo dulu

Coba ingat lagi kartun favorit kita waktu kecil…

Doraemon. Seru banget, kan? Kita semua tumbuh bareng dia.

Tapi Mums sadar nggak… setiap kali Nobita punya masalah — takut, malas, kalah, diejek — solusinya selalu sama: minta alat ajaib ke Doraemon. Masalah beres. Tanpa usaha.

Tanpa sadar, yang tertanam di kepala anak: "Kalau susah, cari jalan pintas."

SpongeBob juga lucu — tapi banyak adegan konyol, kasar, dan asal-asalan yang gampang banget ditiru anak, padahal nggak ada pelajaran di baliknya.

Kartun-kartun itu dibuat untuk menghibur. Bukan untuk membentuk karakter anak.

Karena itulah Wonder City lahir.

Seorang anak melaju dengan sepeda bercahaya bintang, disemangati teman-temannya di Wonder City

Selamat datang di Wonder City — Where Little Minds Grow

Di sini, keajaiban tidak pernah jadi jalan pintas.

Di Wonder City, keajaiban tidak datang ke anak yang paling kuat atau paling cepat.

Keajaiban datang saat anak BERANI MENCOBA.

Contoh: Salah satu anak di Wonder City takut naik sepeda bareng teman-temannya. Dia gemetar, hampir menyerah… lalu bilang, "Aku mau mencoba." Saat itulah Bicycle Star menyala — dan dia melaju secepat angin.

“Magic doesn’t create growth. Growth unlocks magic.”
Anak belajar naik sepeda disemangati ayah, lalu merapikan mainan sambil ibu bertepuk tangan

Ceritanya nggak berhenti di layar.

Kebanyakan tontonan selesai saat layar mati. Wonder City justru baru dimulai.

Setiap episode berlanjut jadi Wonder Quest — tantangan kecil di dunia nyata yang dijalani anak bersama Mums & Ayah:

Anak mencoba. Mums & Ayah ikut menyemangati dan merayakan.

Yang anak tonton di layar, dia praktikkan di kehidupan sehari-hari.

Anak tersenyum bangga memegang piagam Wonder City, ayah dan ibu bertepuk tangan

Bayangkan wajah bangga si kecil saat menerima penghargaan pertamanya.

YouTuber bangga dapat Silver Button & Gold Button.

Di Wonder City, anak-anak juga punya "button"-nya sendiri.

Setiap keberanian kecil yang berhasil diselesaikan bisa membuka Wonder Awards — piagam, lencana, dan sertifikat resmi Wonder City yang dikirim ke rumah, untuk dipajang di kamar si kecil.

Karena setiap keberanian kecil, pantas menjadi pencapaian besar.

Program Wonder Quest & Wonder Awards sedang kami siapkan — daftar sekarang supaya keluarga Mums jadi yang pertama ikut.

Cara kerjanya

  1. Tonton — Anak menonton cerita Wonder City (dibacakan narator, kata ikut menyala, Bahasa Indonesia & English).
  2. Coba — Wonder City memberi satu Wonder Quest kecil untuk dicoba di dunia nyata.
  3. Rayakan — Mums & Ayah merayakan, anak membuka Wonder Award-nya.

Kenalan dengan anak-anak di Wonder City

Anak-anak di Wonder City berdiri berjajar sambil tersenyum

Segera hadir · The Last Boots of Speed

Seorang anak di Wonder City merasa paling lambat di antara teman-temannya…

Sampai Boots of Speed, sepatu ajaib terakhir di Wonder City, butuh bantuan. Keajaiban hanya akan kembali kalau dia berani mencoba.

Daftar Gratis — Jadi yang Pertama Tahu

Daftar gratis, Mums. Kami kabari lewat WhatsApp saat Wonder City, Wonder Quest, Wonder Awards, dan komunitas VIP Mums dibuka.

Centang persetujuan untuk melanjutkan.

🔒 Kami hanya menyimpan data orang tua di atas. Kami tidak meminta nama, foto, sekolah, atau lokasi anak. Data tidak dijual, dan Anda bisa minta dihapus kapan saja. Kebijakan privasi

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Aman untuk anak?

Tanpa iklan, tanpa kolom chat, tanpa konten dari orang asing. Semua cerita dibuat khusus untuk anak.

Umur berapa?

Paling pas untuk 3–8 tahun.

Bayar?

Daftar gratis. Tanpa kartu kredit.

Kapan dibuka?

Segera. Mums yang sudah daftar jadi yang pertama kami kabari lewat WhatsApp.

Data saya untuk apa?

Hanya untuk mengabari Mums saat Wonder City, Wonder Quest, Wonder Awards & komunitas VIP Mums dibuka. Tidak dijual ke pihak lain. Kami tidak meminta data pribadi anak.

Screen time yang bikin Mums tenang.

Karena yang ditonton hari ini, jadi yang dilakukan besok.

Daftar Gratis — Jadi yang Pertama Tahu